Tutorial Cara Menggunakan Wireshark di Linux Backbox

Penggunaan Wireshark Untuk Capture Data Pada Jaringan Internet


Oke temen-temen semua, ada yang belum tau apa itu wireshark? 

    Wireshark merupakan sebuah tools open source yang bisa di gunakan di sistem operasi Windows maupun sistem operasi Linux. Wireshark merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk melakukan capture data atau memindai dan menangkap trafik data pada jaringan internet. Wireshark juga biasanya digunakan untuk melakukan sebuah troubleshoot pada jaringan. Pada awalnya Wireshark bernama Ethereal, sebuah program Network Protokol Analyzer yang lengkap, berubah namanya menjadi Wireshark pada bulan mei 2006 karena masalah merk dagang. Program ini mampu merekam semua paket yang lewat serta menyeleksi dan menampilkan data tersebut secara detail, misalkan saat kamu login ke sebuah halaman website, maka akan menemukan username dan passwor yang kamu gunakan saat mengakses website tersebut, maka dari itu Wireshark harus digunakan dengan cara baik ya.


    Sekarang saya akan mencontohkan cara penggunaan aplikasi Wireshark yang sudah terinstall otomatis jika kalian menggunakan linux, dan disini saya menggunakan distro Linux Bacbox.


  • Yang pertama kita lakukan adalah membuka terminal, bisa dengan search secara manual, bisa dengan mengklik kombinasi pada keyboard, yaitu CTRL + ALT + T. Setelah terbuka, kita langsung masuk ke root dan mengetikan wireshark. Kemudian klik enter dan akan muncul tampilan dari aplikasi Wireshark.


Gambar 1. Membuka Terminal

Gambar 2. Tampilan GUI dari Wireshark

  • Kemudian kalian buka aplikasi browser kalian, agar Wireshark mampu menganalisis jaringan yang kita gunakan, agar terlihat trafic jaringannya. Setelah itu kita bisa klik start record atau icon hiu berwarna biru pada kiri atas, bisa juga mengklik capture pada tampilan utama. Disini saya pilih untuk scan jaringan wireless.
Gambar 3. Proses analisis paket data pada jaringan wireless


  • Jika dirasa sudah cukup, kita bisa melakukan stop, kemudian simpan file hasil record tadi.

Gambar 4. Proses penyimpanan file hasil record


  • Kita juga bisa memfilter protokol apa yang ingin kita cari, bisa dns, tcp, ataupun http, dengan mengetiknya pada bagian Apply a display capture. 

Gambar 5. Proses Filteris Protokol Http


  • Bisa kita lihat disini, saat proses pengambilan data traffic jaringan, saya membuka beberapa website, diantaranya website https://www.pointblank.id/ dan situs elearning dari kampus. 

Gambar 6. Mengakses situs kuliah


  • Kalian juga bisa melihat link-base text data dari  halaman yang kalian kunjungi, seperti berikut :
Gambar 7. Source Code halaman yang diakses


  • Jika kalian memilihih POST pada protokol http, kalian bisa mendeteksi username dan password saat kalian login ke suatu halaman website.

Gambar 8. Menunjukan hasil capture yang mendeteksi Username




    Nah itu dia teman-teman sekalian contoh kecil menggunakan aplikasi Wireshark ya, kalian bisa lebih mendalami tentang fungsi-fungsi dan fitur yang tersedia dari aplikasi tersebut, semoga bermanfaat yaa :) Semangat belajar, jangan disalahgunakan ya hihi :D Sampai ketemu di pembahasan lainnya ya.









Sumber :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-wireshark/
https://id.wikipedia.org/wiki/Wireshark

Posting Komentar

0 Komentar